Visitasi Izin Operasional RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Lolos, Siap Kembangkan Layanan Kanker

oleh -80 Dilihat
oleh
Izin Operasional
DISKUSI : Direktur RSUD Hadji Boejasin Pelaihari drg. Budi Rukhiyat saat memaparkan kesiapan melakukan visitasi perpanjangan izin operasional RSUD Hadji Boejasin

Ayobanua.com, Pelaihari – Hasil visitasi perpanjangan izin operasional RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menunjukkan capaian positif. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tanah Laut ini dinyatakan memenuhi kualifikasi, baik dari sisi administrasi maupun kondisi lapangan.

Direktur RSUD Hadji Boejasin, drg Budi Rukhiyat, mengatakan hasil tersebut diperoleh setelah tim visitasi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen serta fasilitas pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, hasil visitasi baik dokumen maupun tinjauan lapangan, mulai dari ruang rawat inap, rawat jalan, laboratorium, IGD hingga PONEK dinyatakan memenuhi kualifikasi dalam berita acara,” ujarnya usai menghadiri pelantikan pejabat di Gedung Sarantang Saruntung, Senin (6/4/2026).

Visitasi perpanjangan izin operasional ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan kabupaten dan provinsi, DPMPTSP, serta Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI).

Dengan hasil tersebut, RSUD Hadji Boejasin kini bersiap melangkah ke tahap pengembangan layanan. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah menghadirkan layanan kanker bagi masyarakat Tanah Laut.

Menurut Budi, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sarana prasarana serta melengkapi perizinan khusus untuk layanan tersebut. Ia menargetkan layanan kanker dapat mulai beroperasi pada 2027.

“Tahun 2026 ini kita maksimalkan sarana prasarananya, sehingga targetnya di 2027 layanan kanker sudah bisa berjalan,” katanya.

Dukungan juga datang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berupa bantuan alat kesehatan, seperti mammografi untuk deteksi kanker payudara dan CT scan yang dijadwalkan tiba tahun ini.

Selain itu, rumah sakit juga melakukan peremajaan alat di sejumlah layanan, termasuk poli spesialis mata, seiring dengan bertambahnya tenaga dokter spesialis.