Ayobanua.com, Pelaihari – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Boejasin Pelaihari terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas deteksi dini kanker payudara melalui alat mammografi.
Kehadiran teknologi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi kesehatan perempuan di daerah.
Perangkat mammografi tersebut kini telah ditempatkan di ruang Radiologi lantai 1 RSUD Haji Boejasin. Saat ini, pihak rumah sakit tengah menunggu proses perizinan sebelum alat tersebut dapat dioperasikan secara resmi untuk masyarakat.
Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Medik RSUD Hadji Boejasin, Muhammad Syam’ani, mengungkapkan bahwa persiapan layanan telah melalui tahap penting, termasuk visitasi dari tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Visitasi sudah dilakukan pekan lalu oleh tim Kemenkes RI terkait layanan skrining kanker payudara,” ujarnya belum lama tadi.
Ia menjelaskan, tahapan berikutnya adalah menunggu terbitnya izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), mengingat penggunaan teknologi mammografi melibatkan radiasi dalam proses pemeriksaan.
“Setelah izin dari BAPETEN keluar, selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses administrasi bersama BPJS Kesehatan. Untuk tenaga operator, kami sudah menyiapkan SDM yang telah mendapatkan pelatihan khusus,” jelas Syam’ani.
Selain menghadirkan layanan mammografi, RSUD Haji Boejasin juga berencana menambah fasilitas penunjang lainnya, yakni satu unit CT Scan dengan spesifikasi 64 slice. Saat ini, rumah sakit tersebut telah memiliki CT Scan 13 slice yang digunakan untuk mendukung layanan diagnostik.
Penambahan fasilitas ini menegaskan komitmen RSUD Haji Boejasin dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap teknologi medis modern.








