Ayobanua.com, Pelaihari – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari menghadirkan layanan integratif ibu dan anak melalui Program Pintar Bunda. Program ini merupakan pengembangan dari aplikasi BISA yang sebelumnya sudah digunakan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Kepala Ruangan UGD PONEK RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Eka Freda Yunita, mengatakan Program Pintar Bunda mempermudah proses pelayanan persalinan, terutama pada kondisi kegawatdaruratan.
Melalui aplikasi tersebut, pasien maupun bidan dapat melakukan pendaftaran lebih awal sebelum tiba di Unit Gawat Darurat Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (UGD PONEK).
“Setelah pendaftaran dilakukan, sistem akan memberikan notifikasi di UGD PONEK sehingga tim bisa langsung bersiap sebelum pasien tiba,” ujar Eka, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan layanan UGD PONEK mencakup penanganan ibu melahirkan dan bayi baru lahir hingga usia 28 hari.
Program Pintar Bunda mulai diterapkan sejak November 2025 dan berjalan efektif setelah sosialisasi pada Januari 2026. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan setiap tiga bulan, waktu respons pelayanan gawat darurat mengalami peningkatan.
“Setelah implementasi, waktu respons pelayanan kurang dari lima menit dapat tercapai secara konsisten,” katanya.
Selain mempercepat pelayanan, aplikasi tersebut juga mengintegrasikan data pasien dengan sistem rumah sakit, termasuk informasi ketersediaan tempat tidur. Pasien tidak perlu lagi melakukan pendaftaran berulang saat tiba di rumah sakit.
Layanan Pintar Bunda dapat digunakan oleh pasien umum maupun peserta BPJS karena pilihan jaminan kesehatan sudah tersedia di dalam aplikasi.
Data rumah sakit menunjukkan capaian waktu respons layanan kurang dari lima menit meningkat dari rata-rata 38,6 persen per bulan pada 2025 menjadi 51,5 persen pada Januari 2026, 70,5 persen pada Februari, dan 84 persen pada Maret 2026.
Sebelumnya, pasien harus melakukan pendaftaran manual yang menyebabkan waktu tunggu lebih lama. Melalui Program Pintar Bunda, proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.








