Polres Tanah Laut Perkuat Pencegahan dan Penanganan Karhutla

oleh -4 Dilihat
oleh
Karhutla
PANTAU : Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K memantau langsung kegiatan pemadaman karhutla di Tanah Laut

Ayobanua.com, Pelaihari – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi musim kemarau, cuaca panas, dan potensi cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Upaya tersebut dilakukan melalui langkah preventif, preemtif, hingga represif dengan melibatkan personel Polres Tanah Laut dan seluruh jajaran Polsek.

Dalam pencegahan, personel rutin melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla. Petugas juga melakukan pengecekan langsung terhadap titik panas atau lokasi yang dilaporkan mengalami kebakaran untuk memastikan kondisi di lapangan.

Selain patroli, polisi memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui patroli dialogis. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Polres Tanah Laut juga memasang spanduk serta menyebarkan imbauan pencegahan karhutla di sejumlah lokasi rawan. Edukasi tersebut mencakup bahaya kebakaran terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas masyarakat.

Ketika terjadi karhutla, petugas melakukan ground check terhadap titik panas dan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberadaan api, mengetahui kondisi dan luasan lahan yang terbakar, serta mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Jika ditemukan indikasi tindak pidana, Sat Reskrim Polres Tanah Laut akan melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum. Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan efek pencegahan sekaligus memastikan kasus karhutla yang memenuhi unsur pidana diproses secara hukum.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya kepolisian.

“Kami terus mengoptimalkan patroli, monitoring hotspot, pengecekan lapangan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan karhutla. Kami juga memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi juga terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, BPBD, TNI, Manggala Agni, perusahaan, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya dalam mencegah maupun menangani kebakaran.

Ricky mengajak masyarakat turut berperan menjaga lingkungan dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar.

“Mari kita cegah karhutla bersama. Segera laporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran lahan kepada pihak berwenang, sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan tidak meluas,” katanya.

Di tengah kondisi kabut asap, personel yang bertugas di lapangan juga diingatkan menjaga kesehatan dan keselamatan, termasuk menggunakan masker serta memastikan kondisi tubuh tetap prima.

Polres Tanah Laut memastikan upaya patroli, pemantauan, edukasi, penanganan hingga penegakan hukum akan terus dilakukan untuk menekan risiko karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.