Ayobanua.com, Pelaihari – Setelah resmi dilantik pada 1 Oktober 2025, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Tanah Laut (Tala) langsung bergerak cepat membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) TMI se-Kabupaten Tala periode 2025–2030 resmi dilantik pada Senin (22/12/2025). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) TMI Provinsi Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, dan dilaksanakan di Algoritma Resto Pelaihari.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri jajaran pengurus DPD TMI Kabupaten Tala, di antaranya Ketua H. Samsul Bahri, Sekretaris H. Sukani, Wakil Sekretaris Ikhwan Dwi Margono, Bendahara Suparman, serta Wakil Bendahara H. Abdullah.

Ketua DPD TMI Kabupaten Tala, H. Samsul Bahri, mengatakan setelah pelantikan Korcam di seluruh kecamatan, pihaknya akan melanjutkan pembentukan kepengurusan TMI hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Fokus kami saat ini adalah membentuk kepengurusan di semua tingkatan. Setelah struktur organisasi lengkap, barulah kami menyusun dan menjalankan program kerja yang direncanakan mulai tahun 2026,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan, program kerja TMI Kabupaten Tala nantinya akan disesuaikan dengan aspirasi pengurus di tingkat kecamatan dan desa, serta memperhatikan potensi wilayah masing-masing.
“Program kerja DPD TMI Tala juga akan disinergikan dengan program pemerintah daerah, khususnya dinas-dinas terkait, agar sejalan dan tidak bertolak belakang,” tambahnya.

Samsul juga meminta kepada seluruh Korcam TMI yang telah dilantik agar segera membentuk Koordinator Desa (Kordes) di setiap desa dan kelurahan, sehingga pada tahun 2026 sudah dapat menyusun program kerja secara terstruktur.
“Kami berharap Korcam segera membentuk Kordes TMI di masing-masing desa dan kelurahan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW TMI Provinsi Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, berharap Korcam TMI yang telah dilantik dapat segera menindaklanjuti pembentukan dan pelantikan Kordes di tingkat desa.

Menurutnya, keberadaan Kordes sangat penting karena kelompok tani di tingkat desa merupakan pihak yang dapat menerima bantuan hibah dari pemerintah.

“Peran Kordes dan Korcam sangat strategis untuk mengawal program Presiden Prabowo di lapangan. Mereka yang berada di tingkat bawah mengetahui langsung apakah program tersebut berjalan efektif atau tidak,” pungkasnya.










