Pantai Kasuari Dibersihkan, Pengunjung Diajak Perangi Sampah

oleh -134 Dilihat
oleh
Pantai Kasuari
SINERGI : Pegiat lingkungan MPAI My Darling foto bersama setelah selesai kegiatan bersih-bersih Pantai Kasuari, Sabtu (10/10/2026)

Ayobanua.com, Kurau – Sampah yang berserakan bisa mengurangi daya tarik wisata pantai. Karena itu, menjaga kebersihan kawasan wisata tak cukup hanya mengandalkan pengelola, tetapi membutuhkan kesadaran setiap pengunjung.

Pesan tersebut digaungkan MPAI My Darling melalui aksi bersih-bersih di Pantai Kasuari, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Mengusung tema “Bebersih Pantai untuk Merdeka dari Sampah”, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Habitat Sedunia 2026. Sejumlah pihak turun langsung membersihkan kawasan pantai dari berbagai jenis sampah yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kenyamanan wisatawan.

Aksi tersebut melibatkan Polairud Polres Tanah Laut, Fahmi Ummi Tala, Karang Taruna Tala, Pokdarwis Sungai Bakau, anggota MPAI My Darling, serta masyarakat setempat.

Para peserta menyisir area pantai dan memungut sampah plastik, botol bekas minuman, hingga sampah lain yang berserakan. Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk menjaga kawasan pesisir tetap bersih sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Perwakilan MPAI My Darling, Sunardi, mengatakan aksi bersih pantai bukan sekadar kegiatan memungut sampah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebersihan, terutama di kawasan wisata yang dimanfaatkan bersama.

“Tempat wisata ini milik kita bersama. Kalau ingin menikmati pantai yang bersih dan nyaman, kita juga harus ikut menjaganya, bukan hanya menyerahkan urusan kebersihan kepada pengelola,” ujarnya.

Menurutnya, kesadaran pengunjung menjadi salah satu kunci menjaga kebersihan pantai. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya perlu diterapkan agar sampah tidak menumpuk dan mencemari lingkungan pesisir.

Sementara itu, Ketua Pengelola Pantai Kasuari, Arifin, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara komunitas, aparat, pengelola wisata, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan kawasan pantai yang bersih dan nyaman.

Ia berharap kegiatan gotong royong tersebut tidak berhenti sebagai agenda sesaat atau sekadar seremonial. Semangat menjaga kebersihan, menurutnya, harus terus dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan lingkungan yang terawat, Pantai Kasuari diharapkan tetap menjadi destinasi yang nyaman bagi pengunjung. Namun, upaya itu membutuhkan komitmen bersama, termasuk kesediaan setiap wisatawan membawa kembali atau membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Menjaga pantai tetap bersih pada akhirnya bukan hanya soal keindahan wisata, melainkan juga tanggung jawab bersama dalam merawat lingkungan untuk generasi mendatang.