Panen Jagung di Tanah Laut Tembus 15 Ton, Petani Bentok Kampung Raup Pasar Pakan Ternak

oleh -433 Dilihat
oleh
Petani Bentok Kampung
SIMBOLIS : Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afiannor (tengah) melakukan panen jagung secara simbolis di lahan kelompok tani di Desa Bentok Kampung

Ayobanua.com, Bati-Bati – Jagung hasil panen petani di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, kembali menunjukkan potensi besar sebagai penopang ketahanan pangan dan industri pakan ternak. Dari lahan seluas sekitar tiga hektare, panen kali ini menghasilkan kurang lebih 15 ton jagung dengan rata-rata produktivitas mencapai lima ton per hektare.

Jagung tersebut langsung diserap pasar dengan harga Rp4.300 per kilogram. Seluruh hasil panen didistribusikan ke pabrik pakan ternak PT Japfa Comfeed yang beroperasi di wilayah Kecamatan Bati-Bati, memastikan hasil petani tidak menumpuk dan memiliki jalur pemasaran yang jelas.

Pendampingan dilakukan Polsek Bati-Bati sejak proses panen sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afiannor menyebut kepastian penyerapan hasil panen menjadi faktor penting bagi petani untuk terus menanam.

“Ketika hasil panen bisa langsung terserap industri, petani lebih tenang dan termotivasi meningkatkan produksi,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Ia menilai sektor pertanian, khususnya jagung, memiliki peran strategis di Tanah Laut karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pakan ternak. Jika produktivitas petani terjaga, rantai pasok pakan ternak juga akan lebih stabil.

Keberhasilan panen ini diharapkan menjadi pemicu bagi petani lain di wilayah Bati-Bati untuk mengoptimalkan lahan pertanian, seiring meningkatnya kebutuhan jagung untuk industri pakan di Kalimantan Selatan.