O2SN Tala 2026 Dimulai, Ratusan Pelajar Berebut Tiket ke Tingkat Provinsi

oleh -113 Dilihat
oleh
O2SN Tanah Laut
ARAHAN : Panitia pelaksana kegiatan O2SN jenjang SMP memberikan arahan kepada peserta lomba cabang atletik

Ayobanua.com, Pelaihari – Ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026, Rabu (3/6/).

Kegiatan yang merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut, Asmah Wati, di halaman kantor Disdikbud setempat.

Ajang tahunan tersebut mempertandingkan berbagai cabang olahraga sebagai wadah pengembangan minat, bakat, serta prestasi siswa di bidang olahraga.

Untuk jenjang SD, cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan meliputi Kids Athletic, pencak silat, renang, bulu tangkis, dan senam. Sementara pada jenjang SMP, cabang yang dilombakan terdiri dari atletik, pencak silat, renang, bulu tangkis, dan panjat tebing.

Pelaksanaan pertandingan tersebar di sejumlah venue di Kota Pelaihari, di antaranya Lapangan Pertasi Kencana, GOR H Rizal Samudera, Aula SKB Pelaihari, Gedung Basket RTH Kijang Mas, RTH Kijang Mas, Gedung IPSI Tala Desa Panggung, GOR Tuntung Pandang, serta Kolam Renang Tirta Kencana.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhtar, mengatakan O2SN tingkat kabupaten ini dilaksanakan selama satu hari dengan lokasi pertandingan yang tersebar di beberapa titik.

“Nanti setiap juara pada masing-masing cabang olahraga di setiap jenjang akan mewakili daerah ke tingkat provinsi, terdiri dari satu putra dan satu putri,” ujarnya.

Muhtar yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang SD menjelaskan, terdapat perbedaan mekanisme peserta antara jenjang SD dan SMP. Untuk SD, peserta merupakan hasil seleksi di masing-masing kecamatan, mengingat jumlah sekolah dasar di Tala cukup banyak.

“Setiap kecamatan mengirimkan satu peserta putra dan satu putri di masing-masing cabang olahraga, kecuali atletik yang mengirim dua orang. Sedangkan untuk SMP tidak melalui seleksi kecamatan, melainkan langsung per sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP, Arie Irawan, menyebutkan jumlah sekolah SMP yang mengikuti O2SN sebanyak 45 sekolah, terdiri dari 36 sekolah negeri, 4 sekolah swasta, dan 5 madrasah tsanawiyah (MTs).

“Total peserta sebanyak 122 orang, terdiri dari 52 peserta atletik, 28 bulu tangkis, 8 renang, 4 panjat tebing, dan 30 pencak silat,” pungkasnya.