MPAI My Darling Surati KPH Tala, Ada Dugaan Apa di Lereng Gunung Mangguruh?

oleh -490 Dilihat
oleh
MPAI My Darling
RESMI : Ketua DPD MPAI My Darling, Muhammad Khaidir menyerahkan surat aduan kepada KPH Tanah Laut

Ayobanua.com, Pelaihari – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MPAI My Darling melayangkan surat resmi kepada Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tanah Laut (Tala), Kamis (29/1/2026).

Surat tersebut merupakan tindak lanjut atas temuan adanya aktivitas pembukaan lahan yang diduga untuk perkebunan kelapa sawit di kawasan Gunung Mangguruh, Desa Pemalongan, Kecamatan Bajuin.

Aktivitas tersebut dikhawatirkan mengancam ketersediaan sumber air bersih yang selama ini dimanfaatkan warga setempat untuk kebutuhan sehari-hari.

Ketua DPD MPAI My Darling, Muhammad Khaidir, berharap pihak KPH Tala segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung.

“Informasi yang kami terima, lahan yang dibuka tersebut diduga masuk kawasan hutan. Karena itu kami berharap KPH segera melakukan peninjauan,” ujarnya.

Menurut Khaidir, apabila pembukaan lahan di lereng gunung tersebut terus dibiarkan, dampaknya akan sangat merugikan masyarakat, khususnya terhadap ketersediaan air bersih.

“Jika pepohonan diganti dengan tanaman sawit, tentu akan berpengaruh pada sumber air. Warga bisa mengalami kesulitan air bersih,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tala, Agus Suparno, mengatakan surat dari MPAI My Darling akan terlebih dahulu dilaporkan kepada pimpinan.

“Laporan ini akan kami sampaikan ke pimpinan. Setelah ada arahan, akan segera kami tindak lanjuti,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (27/1/2026), pihak MPAI My Darling meninjau langsung lokasi sumber air bersih di lereng Gunung Mangguruh yang digunakan warga RT 1 Desa Pemalongan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya aktivitas pembukaan lahan di sekitar lereng gunung tersebut.

Temuan itu menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya sumber air bersih, terlebih lahan yang dibuka.