Ayobanua.com, Pelaihari – Band independen asal Kalimantan Selatan, ATL 87, resmi merilis seluruh katalog musik mereka di berbagai platform digital global.
Sebanyak 13 karya dipublikasikan sekaligus, terdiri atas single “Sedih”, album “Edelweis” yang berisi tujuh lagu, serta album “Tiada Yang Lain” dengan lima lagu.
ATL 87 digawangi oleh Oci (vokal), Fazar (gitar), Toyib (drum), Fazri (keyboard), dan Iwink (bass). Para personelnya berasal dari Tanah Laut dan Barabai.
Di antara seluruh karya yang dirilis, lagu “Tiada Yang Lain” menjadi karya yang paling sarat makna. Lagu yang juga menjadi judul album tersebut merupakan ciptaan salah satu personel ATL 87 saat masih duduk di bangku SMA. Sang pencipta kini telah meninggal dunia.
Belasan tahun lalu, lagu tersebut sempat menjadi salah satu lagu favorit yang diputar di sejumlah radio lokal di Kabupaten Tanah Laut. Kini, ATL 87 menghadirkannya kembali melalui aransemen baru sebagai bentuk penghormatan terhadap mendiang sahabat sekaligus upaya memperkenalkan karya tersebut kepada generasi pendengar masa kini.
Perwakilan ATL 87, Fazri mengatakan, proses aransemen ulang dilakukan tanpa menghilangkan karakter dan esensi lagu yang telah melekat sejak pertama kali diciptakan.
“Sebanyak 13 lagu ini, terutama album ‘Tiada Yang Lain’, adalah mesin waktu dan warisan suci dari sahabat kami yang telah tiada. Melalui aransemen baru ini, kami ingin memastikan karya almarhum tetap abadi, melintasi batas daerah, dan dapat dinikmati oleh seluruh pencinta musik di Indonesia,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Menurut mereka, versi terbaru lagu “Tiada Yang Lain” telah mendapat respons positif dari pendengar di media sosial, khususnya melalui TikTok dan YouTube. Sambutan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa karya yang lahir dari ketulusan masih mampu diterima oleh pendengar lintas generasi.
Seluruh katalog musik ATL 87 kini telah tersedia dan dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming digital, seperti Spotify, Apple Music, YouTube, serta layanan musik digital lainnya.






