Festival Karya Tari Daerah Tanah Laut 2026 Resmi Digelar, 12 Peserta Berebut Hadiah Rp52 Juta

oleh -12 Dilihat
oleh
Tari
LAPORAN : Kepala Disdikbud Tanah Laut Myrza Fazrina saat melaporkan kegiatan Lomba Festival Karya Tari Tanah Laut 2026

Ayobanua.com, Pelaihari – Festival Karya Tari Daerah Kabupaten Tanah Laut 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut resmi dimulai, Rabu (2/9/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung 83 Dua Mas Pelaihari tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Laut Ismail Fahmi yang mewakili Bupati Tanah Laut karena berhalangan hadir.

Pembukaan festival turut dihadiri sejumlah pejabat dan undangan, di antaranya perwakilan Forkopimda, Ketua GOW Tanah Laut Hj. Wiwi Zazuli, para kepala SKPD, camat, serta Kepala Disdikbud Tanah Laut Myrza Fazrina beserta jajaran.

Kepala Disdikbud Tanah Laut Myrza Fazrina mengatakan, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan seni tari tradisional, menampilkan kreativitas dan keterampilan, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya daerah.

“Juara pada lomba ini nantinya akan mewakili Kabupaten Tanah Laut pada ajang serupa di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.

Menurutnya, terdapat 12 peserta yang mengikuti Festival Karya Tari Daerah 2026. Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanah Laut.

“Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp52 juta. Juara pertama akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp15 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Tanah Laut Ismail Fahmi mengatakan, festival karya tari daerah menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan daerah.

Menurutnya, tari tidak sekadar menjadi sebuah pertunjukan, tetapi juga mengandung cerita, pesan, dan identitas masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang seni dan kebudayaan.

“Jadikan festival ini sebagai ruang untuk menunjukkan karya terbaik. Nikmati prosesnya dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus berkarya,” pesannya kepada para peserta.

Tiga Dewan Juri

Salah satu dewan juri, Gita Kinanthi yang merupakan akademisi pendidikan tari, mengatakan penilaian dalam festival tersebut dilakukan oleh tiga orang juri.

Ketiga juri tersebut yakni Firhansyah yang merupakan seniman tari, Gita Kinanthi serta Dr. Zakia Budi Sani akademisi seni musik.

Gita menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi dasar penilaian dalam kompetisi tersebut. Di antaranya penataan tari, penataan iringan tari, penataan kostum dan rias, kesesuaian tema, orisinalitas kedaerahan, serta penyajian penampilan.

Festival Karya Tari Daerah Tanah Laut 2026 diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelaku seni dan generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah.