Tim Provinsi Uji Inovasi PINTAR BUNDA RSUD Hadji Boejasin

oleh -35 Dilihat
oleh
Boejasin
LANGSUNG : Tim Nakes Teladan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke RSUD Hadji Boejasin dalam rangka penilaian kategori Bidan Rumah Sakit Tahun 2026.

Ayobanua.com, Pelaihari – Komitmen RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif kembali mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tanah Laut tersebut menerima kunjungan lapangan dari Tim Penilai Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka penilaian kategori Bidan Rumah Sakit Tahun 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dari tahapan verifikasi lapangan untuk menilai implementasi inovasi pelayanan yang dikembangkan RSUD Hadji Boejasin, yakni PINTAR BUNDA, sebuah inovasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Bidan Ahli Muda RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Eka Freda Yunita, mengatakan visitasi dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana inovasi yang diterapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tim melakukan visitasi atau kunjungan lapangan untuk melihat sejauh mana inovasi yang kami jalankan dapat diterapkan dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Tim penilai terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kalimantan Selatan, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kalimantan Selatan.

Dalam proses penilaian, RSUD Hadji Boejasin menampilkan profil inovasi PINTAR BUNDA melalui video berdurasi dua menit, dilanjutkan dengan presentasi karya inovasi serta simulasi penggunaan aplikasi secara langsung di hadapan tim penilai.

Paparan tersebut menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memanfaatkan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien, khususnya ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi.

Eka menjelaskan, penilaian Nakes Teladan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penilaian secara daring melalui Zoom Meeting, hingga verifikasi lapangan yang menjadi penilaian akhir.

“Setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan mengirimkan satu bidan terbaik untuk mewakili daerahnya pada masing-masing kategori yang diperlombakan,” jelasnya.

Melalui ajang ini, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari tidak hanya berupaya meraih prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga memperlihatkan komitmennya sebagai rumah sakit yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Diharapkan, inovasi PINTAR BUNDA dapat menjadi salah satu praktik baik yang mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat peran RSUD Hadji Boejasin sebagai rumah sakit rujukan yang terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan inovatif di Kabupaten Tanah Laut.