Sespimti Polri Gali Persoalan Karhutla di Tanah Laut, Sinergi Jadi Kunci

oleh -477 Dilihat
oleh
Sespimti Polri

Ayobanua.com, Tambang Ulang – Persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026 saat berkunjung ke Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Jumat (11/9/2026), menjadi ruang bagi peserta PKDN untuk menggali kondisi dan persoalan Karhutla langsung dari pemerintah kecamatan dan masyarakat terdampak.

Audiensi tersebut membahas berbagai upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, termasuk dampaknya terhadap masyarakat. Peserta juga memperoleh informasi mengenai langkah yang telah dilakukan Polri bersama TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla di Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan, PKDN menjadi kesempatan untuk bertukar informasi sekaligus memahami persoalan masyarakat secara langsung.

“Pelaksanaan PKDN ini menjadi momentum yang sangat baik untuk bertukar informasi, berdiskusi, serta menggali berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat secara langsung, khususnya terkait penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Ricky.

Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tidak hanya kepolisian dan TNI, tetapi juga pemerintah daerah, Forkopimcam hingga masyarakat.

Polres Tanah Laut, kata Ricky, akan terus memperkuat koordinasi dan mengedepankan langkah preventif serta edukasi kepada masyarakat untuk menekan potensi Karhutla.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat diperoleh berbagai masukan dan pemikiran yang konstruktif dalam upaya meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan Karhutla,” katanya.

Ricky juga menilai kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran, terutama agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar harus terus kita bangun,” ujarnya.

Kegiatan PKDN Sespimti Polri di Tanah Laut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran peserta, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan Karhutla di daerah.