Sasaran Nonfisik TMMD ke-130 Dimulai, Penyuluhan Kehutanan Tanah Laut Soroti Ancaman Karhutla

oleh -5 Dilihat
oleh
Karhutla
EDUKASI : Perwakilan dari KPH Tanah Laut saat memberikan pengetahuan tentang cuaca panas akibat el nino yang bisa mengakibatkan karhutla

Ayobanua.com, Jorong – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut resmi memulai rangkaian sasaran nonfisik dengan menggelar penyuluhan kehutanan bagi warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menitikberatkan pada kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Niño serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Penyuluhan perdana tersebut membedah potensi cuaca kering ekstrem yang dipicu penurunan curah hujan, sehingga menyebabkan vegetasi mengering dan rentan terbakar. Kondisi kemarau panjang dinilai menuntut kewaspadaan tinggi agar tidak memicu kebakaran yang meluas ke area permukiman maupun perkebunan.

“Kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat menyebabkan berkurangnya ketersediaan air, mengeringnya lahan dan vegetasi, serta meningkatkan risiko munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas,” papar narasumber penyuluhan di hadapan masyarakat.

Materi penyuluhan juga menekankan bahwa dampak Karhutla tidak sekadar merusak kelestarian lingkungan hidup dan kawasan hutan. Bencana asap yang ditimbulkan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan, menghambat mobilitas harian warga, hingga memicu kerugian ekonomi yang signifikan.

Sebagai langkah mitigasi konkret, warga diimbau secara tegas untuk tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar. Peserta juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan serta diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan indikasi titik api.

Upaya pencegahan bencana lingkungan ini menuntut partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat di tingkat tapak. Kepedulian warga dinilai menjadi instrumen paling krusial guna mendeteksi potensi api sejak dini sebelum situasi memburuk dan sulit dikendalikan tim pemadam.

Melalui agenda nonfisik ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut berharap masyarakat Desa Karang Rejo mampu mengambil langkah perlindungan mandiri bagi lingkungan sekitar. Program TMMD sendiri terus berkomitmen menyeimbangkan pembangunan fisik infrastruktur dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia di desa.

Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah dari ancaman bencana musiman. Kolaborasi berkesinambungan ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan lingkungan pedesaan yang aman, sehat, dan lestari.