RSUD Hadji Boejasin Bersiap Naik Kelas Jadi Tipe B, Target Rampung Akhir Tahun

oleh -45 Dilihat
oleh
RSUD Hadji Boejasin
RAKOR : Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto didampingi Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli menggelar rapat rencana kenaikan tipe RSUD Hadji Boejasin Pelaihari

Ayobanua.com, Pelaihari – RSUD Hadji Boejasin Pelaihari bersiap meningkatkan status rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan sejumlah pemangku kepentingan di Aula Barakat Lantai II Sekretariat Daerah Tanah Laut, Selasa (15/9/2026).

Rakor dihadiri Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli, Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Isna Farida, serta jajaran manajemen RSUD Hadji Boejasin.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto berharap proses peningkatan kelas RSUD Hadji Boejasin dapat terealisasi pada akhir 2026. Jika terwujud, kenaikan status rumah sakit tersebut diharapkan menjadi kado bagi masyarakat bertepatan dengan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanah Laut pada Desember mendatang.

“Terkait peningkatan tipe ini agar bisa kiranya di akhir tahun ini sebagai kado hadiah ulang tahun pada Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut ke-61 bulan Desember mendatang,” kata Rahmat.

Direktur RSUD H Boejasin, dr. Sigit Prasetia Kurniawan, mengatakan rakor menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju rumah sakit tipe B.

Menurut Sigit, peningkatan kelas diperlukan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam memperkuat pembangunan sektor kesehatan.

“Hal ini seiring dengan upaya peningkatan akses, mutu dan layanan di rumah sakit, di samping juga selaras dengan komitmen Bupati Tanah Laut dalam peningkatan pembangunan kesehatan di Tanah Laut,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, kesiapan RSUD Hadji Boejasin menuju tipe B ditopang oleh kemampuan layanan, sarana dan prasarana, peralatan medis, serta sumber daya manusia, termasuk tenaga dokter spesialis dan subspesialis.

Saat ini, RSUD Hadji Boejasin telah memiliki sejumlah layanan unggulan. Di antaranya catheterization laboratory (Cathlab) untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah, layanan stroke infark, radiologi intervensi, hemodialisis, bedah digestif, obstetri dan ginekologi, serta perinatologi.

Rumah sakit tersebut juga tengah mempersiapkan pembukaan layanan onkologi atau kanker dan bedah saraf.

Tidak hanya melayani pasien dari Tanah Laut, RSUD Hadji Boejasin juga menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari luar daerah, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Dengan SDM dan fasilitas penunjang yang memadai, untuk lebih meningkatkan mutu dan layanan kesehatan, tentunya menjadi suatu urgensi untuk peningkatan kelas rumah sakit menjadi kelas B dan peningkatan layanan dengan kompetensi madya, sehingga layanan dan fasilitas, terutama alat kesehatan, dapat lebih lengkap lagi,” jelas Sigit.

Sebagai langkah awal, manajemen RSUD Hadji Boejasin membentuk Tim Peningkatan Kelas RSUD Hadji Boejasin. Tim ini akan mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam proses peningkatan status rumah sakit.

Jika peningkatan kelas terealisasi, RSUD Hadji Boejasin ditargetkan dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional. Dengan demikian, cakupan pelayanan tidak hanya untuk masyarakat Tanah Laut, tetapi juga pasien dari kabupaten lain di Kalimantan Selatan.

Peningkatan status tersebut juga membuka peluang bagi RSUD Hadji Boejasin untuk dikembangkan sebagai rumah sakit satelit pendidikan, sehingga keberadaannya tidak hanya memperkuat layanan kesehatan, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia bidang kesehatan di daerah.