MPAI My Darling dan Wabup Tanah Laut Turun ke Sungai Bersihkan Sampah

oleh -118 Dilihat
oleh
MPAI My Darling
SIGAP : Ketua MPAI My Darling, Muhammad Khaidir bersama perwakilan KPH Tala melakukan pembersihan sampah di aliran Sungai Sawahan, Pelaihari, Sabtu (22/8/2026)

Ayobanua.com, Pelaihari – Aksi bersih-bersih lingkungan digelar komunitas lingkungan MPAI My Darling di kawasan  Sungai Sawahan, Kelurahan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi, di antaranya Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut, Kodim 1009/Tanah Laut, Kelurahan Pelaihari, Kelurahan Karang Taruna, Fahmi Ummi, tenaga kebersihan DPRKPLH, Puskesmas Pelaihari, FKPPI Tanah Laut, serta warga sekitar.

Para relawan menyisir kawasan di sekitar sungai dan turun langsung ke aliran sungai untuk mengumpulkan sampah yang berserakan. Sampah kemudian dimasukkan ke dalam kantong dan diangkut menggunakan armada milik DPRKPLH Tanah Laut.

Dari kegiatan tersebut, sekitar dua truk sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut dari kawasan sungai.

Aksi bersih-bersih itu juga mendapat perhatian karena Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli ikut turun langsung bersama para relawan. Di sela agenda pemerintahan, Zazuli berbaur dengan masyarakat membersihkan sampah di sekitar sungai.

Ketua MPAI My Darling, Muhammad Khaidir mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Jangan membuang sampah sembarangan, dan mari bersama-sama menjaga lingkungan,” kata Khaidir.

Khaidir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, instansi, dan masyarakat yang ikut terlibat. Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Tanah Laut yang meluangkan waktu untuk ikut dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 06 Nurdin mengapresiasi aksi yang digelar MPAI My Darling. Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan dampak langsung terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sungai.

Aksi tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan sungai dan mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu lingkungan serta kesehatan masyarakat.