Ayobanua.com, Pelaihari – Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut menggelar rapat kerja bersama Dinas Pariwisata setempat, Senin (7/7/2025). Rapat membahas evaluasi program kerja tahun berjalan serta strategi pengembangan destinasi wisata di daerah tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Tanah Laut, Joko Pitoyo, menegaskan pentingnya percepatan realisasi program pariwisata mengingat tahun anggaran 2025 sudah memasuki pertengahan tahun. Ia juga mengingatkan bahwa perubahan anggaran akan segera diparipurnakan.
“Kami mendorong agar program kerja Dinas Pariwisata segera direalisasikan, khususnya yang sudah dianggarkan tahun ini,” ujarnya.
Komisi II turut menyoroti serapan anggaran dan kinerja Dinas Pariwisata dari sisi pengawasan DPRD terhadap kontribusi sektor pariwisata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sektor pariwisata punya potensi besar sebagai penopang PAD. Karena itu, perlu inovasi dalam penataan objek wisata agar daya tarik pengunjung meningkat,” tambah Joko.
Beberapa destinasi wisata yang menjadi perhatian dalam rapat antara lain Air Terjun Bajuin, Gunung Kalangan, Pantai Takisung, dan Batakan Baru. DPRD menilai potensi wisata di lokasi-lokasi tersebut belum tergarap optimal.
Sebagai langkah strategis, DPRD dan Dinas Pariwisata sepakat menyusun master plan pengembangan destinasi wisata jangka panjang. Penyusunan master plan dinilai penting agar pembangunan kawasan wisata lebih terarah dan selaras dengan visi misi kepala daerah lima tahun ke depan.
“Master plan diperlukan agar pengembangan objek wisata tidak tumpang tindih dan tetap sesuai kebijakan lintas sektor. Karena itu, kami mendorong Dinas Pariwisata intens berkoordinasi dengan SKPD lain,” tutup Joko.
Rapat kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi legislatif dan eksekutif dalam memajukan sektor pariwisata, yang digadang sebagai salah satu andalan ekonomi daerah di Kabupaten Tanah Laut.