Cek Kesehatan hingga Lari 1.600 Meter, Dinkes Tala Uji Kebugaran Pegawai

oleh -514 Dilihat
oleh
Tes Kebugaran
CEK : Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Iwan Persada bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hadiansyah menjalani pemeriksaan kesehatan

Ayobanua.com, Pelaihari – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Laut, Jumat (22/5/2026) pagi. Seluruh pegawai Dinkes Tanah Laut tampak berkumpul untuk mengikuti tes kebugaran yang digelar instansi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Dinkes Tanah Laut, Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, ini merupakan bagian dari program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Kepala Dinkes Tanah Laut, dr. Hj. Isna Farida, M.Kes, mengatakan tes kebugaran tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Ini kegiatan rutin setiap tahun. Dalam program Germas terdapat pemeriksaan kebugaran, dan kali ini kami gabungkan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta program penyakit tidak menular,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Sebelum mengikuti tes kebugaran, peserta terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan. Tahapan ini meliputi pengisian data kesehatan serta pemeriksaan awal.

“Ada skrining, seperti kebiasaan merokok, riwayat penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat,” jelasnya.

Setelah itu, hasil pemeriksaan peserta dianalisis oleh dokter untuk menentukan jenis tes kebugaran yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dr. Isna menyebut sebagian besar peserta berada dalam kondisi cukup baik.

“Secara umum hasilnya cukup bugar dan tidak ditemukan masalah kesehatan yang berarti,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Tanah Laut menyediakan dua metode tes kebugaran. Peserta dengan keterbatasan fisik atau keluhan sendi mengikuti tes jalan kaki di lintasan yang telah disiapkan, sementara peserta dengan kondisi fisik lebih baik mengikuti tes lari sejauh 1.600 meter.

Ia menegaskan bahwa sehat dan bugar merupakan dua hal yang berbeda.

“Sehat berarti bebas dari penyakit, sedangkan bugar adalah kondisi fisik yang mampu bertahan saat diberikan aktivitas atau beban tertentu,” pungkasnya.